Stainless Steel: Food Grade, Tipe, dan Cara Merawatnya

Mengapa memilih stainless steel?

Peralatan memasak stainless steel populer di kalangan masyarakat. Misalnya, panci, wajan, solet, garpu, sendok, teko, pisau, dan ceret. #SahabatMaw punya apa saja di rumah? Memiliki peralatan memasak berbahan SS merupakan kepuasan tersendiri. Selain aman, ia awet dan tetap mengkilat meskipun sudah lama digunakan.

SahabatMaw perlu tahu, ini dia ciri-ciri peralatan memasak berbahan stainless steel:

  • Anti korosi atau tahan karat:
  • Tidak mudah retak,
  • Tidak mudah muncul jamur,
  • Tidak mempengaruhi bau dan rasa,
  • Tetap mengkilat meskipun sudah lama digunakan,
  • Berwarna perak dan mengkilap,
  • Mudah dibersihkan.

Perawatan stainless steel

Semua peralatan memasak memiliki masa penggunaan. Hal ini dikarenakan kerusakan yang terjadi secara alami maupun karena selama penggunaan. Penyebab kerusakan alat masak SS secara alami antara lain suhu, kelembaban, zat-zat kimia yang bersifat korosif, asam, basa serta garam. Jadi pH dapat mempengaruhi tingkat pelepasan logam-logam.

Sedangkan kerusakan karena manusia bisa karena penyok, goresan, bengkok, dan paparan panas tinggi ketika digunakan. Namun, Maw akan membagikan beberapa tips untuk merawat stainless steel #sahabatMaw di rumah.

Pertama, tidak boleh menggunakan pencuci piring yang kasar atau abrasif karena dapat menggores lapisan SS. Kedua, cuci dengan sabun cuci piring atau gunakan jeruk nipis untuk membersihkan kotoran dan menghilangkan bau tak sedap. Ketiga, jika ada kotoran membandel atau kerak, rendam dahulu dengan air dingin agar mudah dibersihkan.

Keempat, jika alat masak SS berkarat, #sahabatMaw bisa memakai bubuk pumice. Kelima, jika ada noda membandel, #sahabatMaw bisa memakai baking soda. Keenam, jika ingin terlihat makin bersih dan mengkilat, bersihkan dengan minyak zaitun sebelum disimpan menggunakan lap bersih dan kering. Ketujuh, setelah selesai, keringkan dengan diangin angin. Jangan menyimpan alat masak SS yang belum kering dan di ruang yang lembab untuk menghindari pertumbuhan jamur.

Tinggalkan komentar

id_IDIndonesian
en_USEnglish id_IDIndonesian
error: Maaf Konten Bersifat Original, Hanya untuk Dibaca, Terimakasih !!