Sehat Dimulai dengan Memilih Piring yang Halal dan Aman

Manfaat produk piring yang bersertifikasi halal MUI, BPOM, dan SNI bagi konsumen adalah produk tersebut telah terjamin kehalalan dan keamanannya ketika digunakan untuk makan.

Produk tersebut aman untuk masyarakat muslim karena tidak mengandung material non-halal. Produk tersebut juga foodgrade atau tidak mengandung material berbahaya sehingga tidak menimbulkan penyakit atau gangguan kesehatan bagi semua kalangan masyarakat.

Dalam kehidupan sehari-hari, banyak sekali gaya hidup sehat yang dapat kita aplikasikan. Yaitu dengan mengonsumsi produk makanan yang halal dan aman. Namun, tidak semua produk makanan yang halal tersebut aman untuk tubuh kita. Bisa jadi, makanan yang halal malah berbahaya bagi tubuh dan menimbulkan gangguan kesehatan apabila tidak digunakan sesuai dengan kebutuhan.

Misalnya, kita ingin mengonsumsi susu namun kita memiliki gangguan kolesterol. Maka selain halal, kita juga harus memilih produk susu sapi yang rendah lemak dan rendah kolesterol (Baca juga artikel “Manfaat Susu sebagai Terapi Kesehatan dan Imun Booster“).

Kebiasaan tersebut merupakan salah satu kebiasaan gaya hidup sehat yang sesuai dengan ajaran Islam. Yaitu memilih produk makanan yang halal juga thayyib (aman dan bermanfaat untuk tubuh). Namun, selain pada produk makanan dan minuman, kita juga membutuhkan peralatan makan yang juga halal dan thayyib.

Sebuah berita gembira, saat ini alat yang digunakan untuk makan dan minum juga mulai bersertifikat halal MUI, BPOM, dan SNI. Salah satunya adalah piring berbahan melamin.

Piring ini membutuhkan proses yang panjang untuk mengantongi sertifikat halal MUI, BPOM, dan SNI. Tujuannya adalah untuk memberikan fasilitas kepada masyarakat yang ingin menjaga diri dari penggunaan material non-halal serta menjaga diri dari material berbahaya yang menyebabkan gangguan kesehatan.

Piring melamin banyak beredar di sekitar kita. Namun, masih sedikit informasi tentang cara memilih dan menggunakan piring melamin yang aman untuk masyarakat muslim dan sehat untuk masyarakat pada umumnya. Hal ini dikarenakan, tidak semua produk piring melamin halal dan foodgrade untuk digunakan dalam kehidupan sehari-hari.

Kelebihan dan kekurangan piring melamin

Melamin adalah bahan polimer yang sudah umum digunakan untuk bahan peralatan makan. Bahan melamin mudah untuk dibersihkan dan lebih banyak variasi bentuk dan warnanya. Namun, alat makan atau tableware berbahan melamin selalu disarankan untuk tidak dimasukkan ke dalam microwave, mengapa demikian?

2 pemikiran pada “Sehat Dimulai dengan Memilih Piring yang Halal dan Aman”

  1. terkait warna piring melamin, apakah ada pengaruh warna dengan keamanan pangan yang disajikan di atas piring? misal kalau warnanya terlalu ngejreng lebih berbahaya dari yang warna kalem?

    Balas
    • Terima kasih Mas Redikaa atas kunjungannya.. pada umumnya peralatan makan dari melamin warnanya lebih cerah dibandingkan piring plastik mas, warna piring melamin sendiri memang cukup bervariasi ya mas, ada yang kalem dan ada yang ngejreng seperti putih, ungu pastel, hijau muda, hijau tua, merah, biru, dan orange. Yang paling penting untuk diperhatikan selain warna yang bagus adalah label SNI, halal, dan BPOMnya.. sehingga aman untuk digunakan.. kebetulan di rumah punya dua warna yaitu hijau tua dan ungu kalem,, dua-duanya foodgrade (ada info penggunaan suhu sampai 120 celcius) dan ada label SNI dan halalnya.. saya pakai mereknya golden flying fish mas,, hehehe

      Balas

Tinggalkan komentar

id_IDIndonesian
en_USEnglish id_IDIndonesian
error: Maaf Konten Bersifat Original, Hanya untuk Dibaca, Terimakasih !!